Ku hentikan laju sepeda motorku di sebuah mesjid di perbatasan kotaku dengan kabupaten sebelah.Terdengar adzan.Saatnya untuk selalu memenuhi panggilannya.Jaket jeans yang tidak begitu lusuh kulepas dan kusandarkan di stang kemudi,menutup helm yang sebelumnya kucantelkan dikaca spion.Sesaat kemudian ku berjalan ke serambi mesjid,dan segera duduk.Tarik nafas panjang.Sembari melihat sekeliling.Beberapa mata memandang agak aneh.Dipikirnya monster aku ini.Dari pakaiannya jelas berbeda denganku.Aku hanya pakai kaos ketat,celana jeans kesukaanku,dan sepatu boot kulit.Sedang mereka pakai jubah panjang,celana kain yang tidak menutup mata kaki.berkopiah dan berjanggut.