Kamis, 21 April 2016

Jadilah Pejuang Kemanusiaan Anak anakku


Setiap kali melihat kedua jagoanku,ada perasaan luarbiasa betapa beruntungnya saya punya keduanya.Kehadiran mereka yang ditandai waktu waktu yang relatif lama dalam penantian dan upaya upaya yang rumit dan tuntas merogoh kocek kami,membuat kesenangan hati ini berlipat lipat.

M E N G A B A D I K AN K E B A I K A N


Ada beberapa teman yang harus mengeluarkan uang sekitar 30-60 ribu untk bisa melenggang dikawasan 3 in 1 di beberapa ruas di Jakarta di jam jam tertentu di hari selain Sabtu dan Minggu.Dilakukan karena alasan praktis utk menghindar macet dan memburu waktu,sementara aturan kendaraan berpenumpang minimal 3 orang,tidak dipenuhi beberapa kawan tersebut yang selalu sendirian.Uang tersebut diberikan kepada joki joki yang telah antri di mulut jalan.Dan selalu begitu.

R E S O L U S I


Pada suatu hari diawal bulan,dan di suatu bulan awal tahun,seorang pemilik perusahaan menengah sedang memberikan gaji kepada 2 karyawan barunya.Kepada karyawan A diberikannya gaji lebih besar dari si B.Perbedaan disebabkan keahlian,kewenangan,dan pentingnya jabatan itu di perusahaan,Kepada si A ,pemilik perusahaan itu memberikan dengan senyuman dan tanpa kata kata.Si A merasa bangga dan senang hati bukan kepalang menerima gaji pertama itu,Nominal yang besar membuat si A merasa seolah dunia miliknya.Bakalan terbeli semua keinginannya.

Senin, 04 April 2016

Toleransi tidak hanya Cukup Kata.Tapi Upaya





Di sebuah teras suatu sore.Bersiaplah seorang bapak dan bocah laki laki umuran 10 tahun.Dari pakaiannya mereka mau datang sebuah pengajian.Pakai baju koko dan kopiah.Sang bapak mengeluarkan sepeda motor.Sang anak mengikutinya dari belakang.Motor mulai dinyalakan mesinnya.Siap berangkat.Tapi tiba tiba melintas seorang tetangganya,pasangan suami istri, dan anaknya yang berumur 3 tahun.Sang suami menuntun motornya,yang istri menggendong anaknya mengikuti dari belakang.


Untuk Mati,Kita Tidak Harus Menunggu Tua



Cerita berawal dari rutinitas.Antar jemput anak dapat sarana pengajaran yang bagus.Banyak hikmah disana.Suatu hari ,sperti biasanya,aku menjemput anakku dari sekolah.Sampai di sekolah ,sudah agak sepi.Telat rupanya aku menjemputnya.Ternyata sekolah dibubarkan sedikit lebih cepat dari biasanya.Ada acara mendadak,sehingga sekolah perlu membubarkan kegiatan pelajaran lebih awal,dan akupun orang yang tidak mendengar sebelumnya,maka anakku termasuk belakangan dijemputnya.Anakku tersenyum sambil melambaikan tangan,kelihatan lega.Hatikupun puas,karena anakku tidak marah,berarti pelajaran tentang kesabaran nyambung juga di hatinya.”Maaf ya dik,bapak telat”,permintaan maafku untuk sekedar menanamkan rasa gentle untuk merasa bersalah terhadap suatu kesalahan sekalipun tidak disengaja.”Nggak papa kok pak,kan hanya sebentar”,jawabnya.Clesss…..luar biasa hatiku bergetar dan sejuk didadaku mendengar kata “hanya sebentar”..Anak usia TK sudah berempati agar orang lain tidak merasa bersalah.Subhanallah…subhanallah…..Ya Allah jadikan amanahmu ini selalu dalam bimbinganMu ya Allah.

Minggu, 03 April 2016

Berkendara yang Nikmat Ketika Kita Berysukur

Hari itu tak biasanya anakku menunggu jemputanku tidak bergairah.Ada wajah murung.Ditekuk wajahnya persis aku pada saat aku sedang kecewa.Ada apa rupanya.”Bapak telat lagi ya dik jemputnya?”tanyaku.”Enggak telat”,jawabnya singkat.”Tapi kok murung?”,balasku .”Aku sedang marah ,marah sama temanku dan marah sama bapak”,jawab anakku.Persis juga wataknya denganku waktu kecil.Dapat masalah dari luar ngambeknya ke orang tua.Aku tuntun dia di sudut sekolah yang ada ayunannya.Kuajak dia duduk,”Tolong cerita sama bapak dik mengapa kamu marah sama temanmu kok bapak juga kena marah?”,pintaku agar dia bercerita.

Sabtu, 02 April 2016

Bapak yang Baik Adalah yang Bisa Menjaga Perasaan Anaknya



Pagi itu terasa berbeda dengan hari-hari biasa.Banyak hal yang tidak biasa kukerjakan di pagi hari,kulakukan di pagi itu.Sholat subuh jamaah,mencuci motor,menyapu dan mengepel lantai.Tapi sebaliknya ada hal yang kulakukan jadi tidak kulakukan di pagi itu.On line di depan computer untuk sekedar lihat status di facebook,melihat hiruk pikuk berita kasus korupsi di negeri ini,dan sekedar melihat hasil skore liga Eropa jadi terlewatkan.Hari itu ibu bapakku rawuh dan tidur di rumahku semalam.Memang sebelumnya aku “suruh” mereka dolan ke rumah,sekedar untuk pamer bahwa rumahku sudah dipasang plafon.Mungkin hal ini bisa jadi sesuatu yang remeh bagi orang lain.Tapi bagi kami hal yang demikian sesuatu yang luar biasa untuk disyukuri.Alhamdulillah plafon itu tdk saja menjadikan rumah kami jadi rapi.Lebih dari itu plafon memberikan filosofi,bahwa kami harus dibatasi untuk selalu melihat ke atas.Jadi kami merasakan nikmatnya bersyukur.

Jumat, 01 April 2016

Berbeda itu Indah,bak Pelangi



"Pelangi pelangi alangkah indahmu
Merah kuning hijau dilangit yang biru
Pelukismu agung,siapakah gerangan
Pelangi pelangi ciptaan Tuhan"


Demikian bait lagu yang saat kita kecil sudah diajarkan.Begitu mudah diingat dan dihapal.Sebuah pengakuan yang tidak terbantahkan,jadi sulit dilupakan.Pelangi memang indah.Perpaduan dari beberapa warna yang berjejer.

Panggilan Allah Menuju Rumahnya,adalah Ketika Terdengar Adzan

Pernahkah anda diundang untuk menguhadiri
acara pelepasan haji.Apakah niat anda disana.Pengajiankah?.Atau minta didoakan sang calon haji agar tujuan dan cita- cita anda diijabah Allah .Ini pengalaman beberapa orang yang telah mendatangi acara tersebut.Saya ceritakan dalam sebuah cerita.


Kursi dan meja telah ditata rapi.Berjejer di bawah naungan beberapa tenda yang didirikan.Di ujung jalan masuk,sebuah gang di pemukiman terdapat banner yang direntangkan.Seolah melepas seseorang yang bakal pergi.Bertuliskan selamat kepada sepasang suami istri yang mau menunaikan ibadah haji di Mekah Madinah.Terlihat di depan namanya belum bertambah huruf "H" dan "Hj".